~~Di sebalik lirik DI BALIK CERMIN MIMPI~~

DI BALIK CERMIN MIMPI

Di balik cermin mimpi

Aku melihat engkau

Di dalam engkau

Aku melihat aku

Ternyata kita adalah sama

Di arena mimpi yang penuh bermakna

Penulis mengibaratkan ‘cermin mimpi’ sebagai pertemuan antara dua ‘diri’.

Seperti kita melihat cermin, imej yang terhasil adalah menyerupai wajah kita.

Tidak ada perbezaan walau sedikit pun. Semuanya sama.

Bila bulan bersatu dengan mentari

Bayang-bayangku hilang

Diselubungi kerdip nurani

Mencurah kasih, kasih murni

Mencurah kasih

Apabila tiba waktunya, di mana bulan tidak kelihatan dan mentari pula tidak muncul… (1/3 malam) bangunlah sang perindu kasih…

Di kala itu… hanya kelihatan DIRI dan tiada bayang-bayang yang menemani…

Akhirnya… DIRI hilang dalam kasih sang Penciptanya…

Itulah kasih suci, murni yang tiada tandingannya lagi

Di balik cermin, cermin mimpi

Adalah realiti yang tidak kita sedari

Hanya keyakinan dapat merestui

Hakikat cinta yang sejati

Hakikat cinta yang sejati

Di balik cermin mimpi…. Di dunia itu…

Ada sebuah kehidupan realiti yang tidak kita ketahui…

Melainkan disulami dengan sebuah keyakinan yang tinggi dalam mencari kasih suci….

Pasti akan menggapai Hakikat cinta yang pastinya sejati…

Dengan tersingkapnya tabir siang

Wajah kita jelas terbayang

Dan terpecah cermin mimpi

Menjadi sinar pelangi

Pelangi

Dan apabila subuh menjelma…

Berderailah cermin mimpi

Tetapi kasih dan cinta tetap utuh bersemadi...

Apabila hak kerohanian di penuhi…

5 comments:

  1. Bila bulan b'satu dgn mentari byg2ku hilang di selubungi kerdip nurani mencurah kasih kasih murni mencurah kasih

    Bulan - ibu mentari - bapa bila bersatu roh ku hilang di tiup ke kedalam jasad lalu tercurah kasih murni dari keduanya agknyalah hehe..ni pun tiru copy dri org

    ReplyDelete
  2. Bila bulan bersatu dengan mentari:

    Hanya sekadar pendapat Peribadi, mohon pebetulkan ye.

    Bila kelihatan Cahaya Matahari yang menerangi akan menenggelamkan Cahaya bulan (diri kita yang sebenar diri). Bila hilangnya diri apa yang kelihatan Hanya satu. Tuhan yang ESA.
    Tiada yang lain Hanya Dia.

    Dia semata-mata.

    ReplyDelete
  3. Ni interpretasi aku....
    rangkap 1
    Kehidupan di dunia ini yang tidak kekal. Kita semuanya sama mengejar
    sesuatu didunia ini

    rangkap 2
    Mengambarkan kegelapan atau kesusahan. Bila ditimpa musibah kita selalu kembali beriman kepada Tuhan dengan mencintainya penuh ikhlas.

    rangkap 3
    walaupun dunia ini hanya sementara ia adalah tempat kita untuk kembali kepada Tuhan. Bila kita yakin akan ke agungan Tuhan maka cinta kita kepadaNya mengatasi segala yang ada di dunia.

    rangkap 4
    bila kita sudah tidak pentingkan dunia maka kita akan jumpa diri kita atau apa tujuan sebenar kita di dunia. Dunia ini kita hanya pandang sebagai sesuatu yang indah tetapi kita tahu ianya hanya sementara.

    he he he entahlah...

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Copyright© All Rights Reserved sofya-mencaridiri.blogspot.com